TKD Jokowi-Ma’ruf Klaim Menang Tipis di Malut

MALUT,Legalpost.id - Tim kampanye daerah (TKD) Pasangan calon (Paslon) nomor urut satu (1) Jokowi-Ma'ruf, klaim menang tipis di Provinsi Maluku Utara (Malut). Pasalnya, setelah mengantongi hasil dari sebelas (11) lembaga survei yang menyatakan, elektabilitas Jokowi-Amin naik tipis 3 persen, dasar 1.800 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error 2,8 persen sehingga menambah semangat, dan diyakini mampu mengantar Jokowi dua periode.

Ketua TKD Provinsi Malut, M. Al Yasin Ali dengan tegas mengatakan, survei dilakukan sejak (21-26) Januari 2019 di setiap Provinsi ( 34 provinsi) dan al-hasilnya rata-rata dimenangkan Jokowi-Ma'aruf maka Jokowi-Amin secara total peroleh 51,6 persen.

“ Maka hoax yang terjadi, itu adalah rekayasa KPU RI yang sudah membuat satu sistem dan perencanaan bagaimana memanipulasi angka elektabilitas Jokowi-Amin menjadi 57 persen,” kata wakil gubernur Malut terpilih itu di pelabuhan perikanan nusantara Bastiong, Senin, 8 April di acara kampanye terbuka bertajuk satukan langkah menangkan Jokowi-Amin.

Mantan Bupati Halmahera tengah
(Halteng) dua periode ini, target 60 persen suara Jokowu di Malut, melebihi hasil suvei sebelas lembaga survei tersebut sebab target itu bisa saja di capai jika ditopang kerja keras dari Bupati Halteng, Edi Langkara, Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman dan Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba.

“ Untuk sementara masih 51,6 persen. Kalau di Ternate dan di Halmahera Selatan bekerja keras, maka hasil pasti bertambah diatas 60 persen,” ungkapnya

Optimis dan target yang sama di sampaikan Wali Kota Tidore Kepuluan (Tikep), Cpt. Ali Ibrahim. Politisi PDI-P ini tergetkan Jokowi-Amin meraup suara diatas 60 persen di Tikep.

“ Untuk masyarakat Tikep, seperti biasa kami pastikan Jokowi menang. Untuk target, ya biasa 80 persen,” tuturnya

Lanjut Capten Ali, bisa di lihat dari kerja keras dan kampanye-kampanye yang dilakukan terhadap masyarakat Tikep. “ Selain itu juga program Jokowi. Banyak program seperti tranportasi laut dan pertanian,”pungkasnya terpisah.(Tim)

Komentar

Loading...