Sosial

Golkar Halbar Memberi Pekerjaan Kepada Kakek Yang Dipecat Dari Kantor Bupati

Jailolo,Legalpost.id- Partai Golongan Karya (Golkar), kabupaten Halmahera Barat (Halbar), memberi pekerjaan kepada Ismail T Salasa, seorang kakek yang dipecat dari tenaga kebersihan di kantor bupati Halmahera Barat beberapa bulan lalu.

Pemberian pekerjaan kepada Ismail karena merasa perihatin paskah dari Ismail dipecat, berdampak terhadap anak perempuan yang bersekolah menengah atas putus dari sekolah.

Ketua DPD II partai Golkar Ahmad Zakir Mando, yang di dampingi anggota dan Fraksi partai Golkar, DPRD Halbar Sabtu, (5/6/2021), setelah dari rapat persiapan Musyawarah Kecamatan, memanggil Ismail untuk memberi pekerjaan dengan pemberian upah pekerjaan setiap bulan dengan jumlah sebesar Rp 1,300.000.

Ahmad Zakir Mando, saat ditemui wartawan di sekretariat Golkar Halbar mengaku, Ismail adalah sosok kakek yang hidup dengan tanggungjawab seorang anak yang masih bersekolah. Dengan itu, jika kehilangan pekerjaan, sangan beresiko terhadap masa depan anak tersebut.

Dengan itu, partai Golkar mengambil insiatif untuk memberi pekerjaan kepada Ismail, guna dengan pendapat setiap bulan itu, dapat dipergunakan Ismail untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari dan tambahan biaya anaknya ke sekolah.

Selain itu, menurut Zakir, Ismail adalah sosok orang yang telah berusia tua yang tidak mampu melakukan pekerjaan berat untuk menghasilkan uang setiap bulan. Dengan itu, Golkar memberi pekerjaan ringan dengan penghasilan pendapatan standar untuk mengurangi beban dan membantu kebutuhan Ismail.

Terpisah anggota DPRD Fraksi Golkar Fandi Ibrahim, mengaku viralnya kakek Ismail setelah dipecat dari tenaga kebersihan kantor bupati Halbar, cukup disesali oleh masyarakat Halbar bahkan Maluku Utara. Namun, berjalannya waktu Ismail tidak mendapatkan solusi atas masalah yang menimpa dirinya.

Dengan itu, partai Golkar melalui ketua DPD II, berinsiatif mengambil Ismail dan mempekerjakannya di sekretariat partai. Menurut Fandi, setelah dipecat, Ismail setiap saat datang di rumah dan meminta untuk dilakukan komunikasi dengan bupati agar kembali dipekerjakan. Namun, setelah mengetahui kabar Ismail suda dipanggil bupati James Uang, maka komunikasi dirinya tidak lagi dilakukan.

Disayangkan kata Fandi, Ismail yang setiap saat ke kantor bupati untuk melakukan pekerjaan dengan dasar perintah bupati, tidak berjalan mulus seperti yang dialami Ismail di lapangan. Dengan itu, partai Golkar mengambil langkah atas masalah itu.

Sementara terpisah Ismail pada wartawan tidak berbicara banyak, hanya dengan menetes air mata Ismail mengucapkan terima kasih banyak kepada partai Golkar atas perhatian kepada kehidupan keluarganya.

"Saya berterima kasih banyak kepada partai Golkar atas pemberian pekerjaan baru, karena pekerjaan ini sangat membantu untuk menghidupi saya dan anaknya."Ucapnya sambil menetes air mata.

Ismail menceritakan awal saat dipecat, anaknya terpukul dan menjadi beban psikologi hingga tidak lagi ke sekolah. Maka itu, dia berharap dengan pekerjaan yang diberikan, bisa diketahui anaknya agar dapat kembali melanjutkan sekolah.

Komentar

Loading...