Peserta JKN di Malut Dapat Memanfaatkan Layanan Non Tatap

TERNATE,legalpost.id-Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini di Maluku Utara (Malut), semakin mudah dalam mengakses layanan kepesertaan.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ternate, Rinaldi Wibisono pada kegiatan Media Gathering bersama sejumlah media Kota Ternate, Selasa (11/10) mengatakan, BPJS Kesehatan telah mengembangkan layanan non tatap muka yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN

"Layanan non tatap muka yang dapat diakses peserta JKN adalah salah satunya melalui pelayanan administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA)," ujar Rinaldi.

Menurutnya, layanan yang dapat dilayani melalui PANDAWA diantaranya adalah pendaftaran peserta baru, penambahan dan pengurangan anggota keluarga, pindah jenis kepesertaan Pekerja Penerima Upah (PPU) non aktif menjadi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), pengaktifan kembali kartu, perubahan/perbaikan data, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan perubahan kelas rawat bagi peserta PBPU yang belum membayar pertama.

“Peserta dapat mengakses layanan kepesertaan tanpa repot pergi ke kantor. Peserta dapat chat Whatsapp ke nomor tunggal PANDAWA dengan nomor 08118165165,” jelasnya.

Rinaldi mengaku, pemanfaatan layanan non tatap muka tentunya akan mempermudah peserta JKN. Selain lebih cepat dalam mendapatkan layanan, peserta juga lebih mudah dalam proses penyiapan administrasinya.

"Peserta tidak perlu fotocopi Kartu Keluarga, KTP atau berkas lainnya. Peserta cukup memfoto berkas yang diminta, dan menguplod di PANDAWA," katanya.

Meskipun sudah ada layanan non tatap muka, layanan tatap muka di Kantor Cabang tetap berjalan untuk pelayanan PBPU kelas 3, PBI dan PBPU yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

“Dari segi efektifitas waktu dan biaya, PANDAWA dapat diandalkan peserta untuk mendapatkan layanan kepesertaan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta, Ice Trisnawati mengungkapkan, saat ini Peserta JKN dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai nomor identitas peserta dalam mendapatkan pelayanan kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ( FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

"Peserta dapat menunjukan KTP ataupun menyebutkan NIK yang tercantum dalam KTP kepada FKTP maupun FKRTL," terangnya.

Ia menjelaskan, bagi yang belum berusia 17 tahun maka dapat menggunakan Kartu Identitas Anak atau Kartu Keluarga (KK).
“Jadi cukup menunjukan NIK di KTP atau di KK, tidak perlu lagi fotokopi KTP atau KK saat membutuhkan layanan kesehatan di FKTP maupun FKRTL,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga memperkenalkan program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB). Program yang dapat meringankan dan memudahkan peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki kendala pembiayaan untuk dapat melakukan pembayaran iuran secara bertahap.

"Pendaftaran program REHAB ini dapat dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 165. Pendaftaran dapat dilakukan sampai dengan tanggal 28 setiap bulan berjalan kecuali pada bulan Februari hanya sampai dengan tanggal 27," tandasnya.(red)

Komentar

Loading...