Target Belanja Daerah 2022 Dirancang 3,7 Triliun

Sofifi, Legalpost.id- Target belanja daerah Pemerintah Provinsi Maluku Utara tahun Anggaran 2022 Dirancang sebesar 3,7 Triliun lebih, jumlah ini tertuang dalam Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah(RAPBD).

Dalam rincian Umum nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah yang disampaikan pada Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan I Tahun 2021 dengan agenda Penyampaian persetujuan RAPBD tersebut,terdapat tiga Rancangan.

Pada kesempatan itu Gubernur provinsi Maluku utara KH,Abdu Gani Kasuba dalam sambutannya menuturkan, Dalam proses perencanaan keuangan daerah, pemerintah provinsi Maluku utara dihadapkan pada kebijakan pemerintah pusat, untuk melakukan refocussing, dan atau perubahan Alokasi anggaran dimasa penanganan Pandemi covid-19.

Hal ini berimplikasi pada perubahan struktur perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah, namun dengan komitmen dan kerjasama yang baik Rancangan APBD tahun anggaran 2022 yang telah dibahas badan anggaran DPRD dan TPAD, disertai dukungan pimpinan dan Anggota dewan yang akhirnya dapat disepakati bersama.

Sebelum merincikan tiga target RAPBD, KH.Abdulgani menyampaikan
Asumsi Makro pembangunan provinsi Maluku Utara tahun 2021, dimana indeks pembangunan manusia ditergetkan pada angka 69,60. Sedangkan tingkat kemiskinan ditargetkan sebesar 6,92 persen, adapun tingkat pembangunan terbuka ditargetkan sebesar 5,06 persen, laju pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 7,15 persen, selain itu pendapatan perkapita ditargetkan sebesar 23,35 juta rupiah, dan indeks rasio gini ditargetkan pada angka 0,324, adapun laju infilasi tahunan diperkirakan 2,14 persen.

Demikian Makro pembangunan 2021, Lanjut KH.Abdul Gani, Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022, untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara optimal ,maka pendapatan daerah tahun anggaran 2022 dirancang sebesar 2,8 Triliun lebih.

Sementara, kebijakan Belanja daerah diarahkan untuk membiayai prioritas daerah serta program, dan kegiatan yang akan dilaksanakan setiap perangkat daerah. Untuk tahun anggaran 2022 Belanja daerah dirancang sebesar 3,7 triliun, lebih yang digunakan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer.

Kemudian, Pembiyaan Daerah, penerimaan pembiayaan daerah dirancang sebesar 150 Miliar, sedangkan pengeluaran untuk pembiayaan pokok pinjaman juga sebesar 150 miliar. Dengan postur pendapatan, belanja dan pembiayaan tersebut ,maka sisa lebih pembiayaan belanja daerah tahun berkenan dirngcang seimbang atau nol.

"Demikian penyampaian APBD tahun anggaran 2022, terimakasih pada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat atas dukungan curahan waktu dan tenaga, untuk membahas rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 yang didalamnya terdapat Aspirasi masyarakat guna memboboti rencana pembangunan Daerah, Tidak lupa ucapan terimakasih kepada Sekretaris daerah provinsi Maluku utara bersama pemerintah daerah atas dedikasinya,"tutup Gubernur.(Iin)

Komentar

Loading...