180 Penumpang KM Simba 01 Berhasil Di Evakuasi

SANANA, Legalpost.id- Penumpang Kapal Motor (KM) Simba 01 yang mengalami musibah patah kemudi di Perairan Mangoli, kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), pada Rabu, (8/9), akhirnya sebagian sudah berhasil dievakuasi oleh petugas di pelabuhan Sanana menggunakan KM Barcelona.

Hal itu dibenarkan oleh Pelaksanaan Tugas (Plt). Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Sanana, Moh. Faisal.

Petugas evakuasi bertolak dari pelabuhan Sanana menuju tempat evakuasi tepat pada jam 9 pagi (8/9) kemudian tiba pada pukul 14:30. Hanya saja, proses evakuasi belum dapat dilakukan dikarenakan angin kencang dan tingginya gelombang nanti pada pukul 16:30 WIT Tim Gabungan baru bisa melakukan proses evakuasi, dan pukul 19:30 WIT evakuasi dihentikan sementara mengingat kondisi mulai gelap.

"Penumpang yang masih ada di KM. Simba berjumlah 100 orang, Diantaranya 77 orang laki-laki dan 23 orang perempuan, Sedangkan yang telah dievakuasi oleh KM Barcelona secara keseluruhan berjumlah 180 orang, Tapi sampai saat ini kita belum rincikan dewasa berapa, anak berapa, yang penting mereka dievakuasi dengan selamat," ungkap Faisal saat diwawancarai LegalPost Kamis, (9/9).

Meskipun sebagian penumpang belum berhasil dievakuasi, namun Faisal memastikan, semua penumpang akan dievakuasi di pelabuhan Sanana dengan selamat.

"Untuk semua pihak keluarga, tolong doakan ya, saya yakin dan percaya insyaallah semua Penumpang bisa selamat," pintanya.

Untuk informasi, penumpang yang terdaftar di data manifes berjumlah 233 orang, selisih dengan data penumpang yang berhasil dievakuasi dan belum berhasil dievakuasi sebanyak 47 orang.
Menurut analisis KUPP Sanana, 47 orang yang dimaksud adalah bayi dan anak-anak yang tidak terdaftar dalam data manifes, Sedangkan jumlah ABK secara keseluruhan, yaitu 13 orang.(Imelda)

Komentar

Loading...