Kegiatan

BWS Malut Paparkan Program Pembangunan 2020 sampai 2021

Ternate,Legalpost.id-Balai Wilayah Sungai(BWS) provinsi Maluku utara (Malut) Selasa(12/1) menyampaikan sejumlah program pembangunan ditahun 2020 hingga 2021 dengan serapan Anggaran dari kementerian PUPR.

Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Malut Mustafa,kepada sejumlah awak media mengatakan,pada tahun 2020,Capaian kegiatan diBWS Malut khususnya satker PJSA meliputi pengamanan banjir, pengamanan pantai, pembangunan bendungan.

Diantaranya pembangunan tanggul dan perbaikan sungai amasing kali diHalmahera selatan dipercepat pembangunannya sebulan dari waktu yang ditentukan.Kemudian pembangunan breakwater kota Ternate itu lebih cepat empat bulan daripada waktu yang sudah ditentukan.serta bangunan embung digurabati.

"Alhamdulillah proses pekerjaan tidak ada kendala,dan kami mendapat dukungan oleh Pemda setempat yang antusias membantu, dalam hal melaksanakan kegiatan pembangunan 2020 dari kementerian PUPR melalui Balai Sungai Wilayah Malut,"jelasnya.

Mustafa juga menyampaikan, Alhamdulillah pihaknya bisa melaksanakan kegiatan dengan cepat dari waktu yang direncanakan, pembangunan 2020 dengan kondisi covid-19 kami lakukan pekerjaan sesuai protap serta bekerjasama dengan semua puskesmas setempat.

"kita juga berdayakan tenaga-tenaga pengangguran yang memang kena dampak covid 19 , untuk bekerja dan Alhamdulillah semua yang BWS pekerjaan sehat walafyat dalam melaksanakan kegiatan itu,tidak ada yang kena covid,"terangnya.

Demikian untuk kegiatan tahun 2020,lanjut Mustafa, sementara ditahun 2021 kami ada tujuh kegiatan tersebar diseluruh Maluku utara diantaranya pembangunan dipantai Tidore kepulauan dikota Tidore, pembangunan drainase primer dikota Sofifi, pembangunan tanggul perbaikan sungai ditolabit kabupaten halmahera Utara,perbaikan tanggul dan perbaikan sungai tutuling Haltim, pembangunan pengaman pantai Weda diHalamahera tengah,pembangunan tanggul dan perbaikan sungai Akelaka Tikep disitu termasuk paling penting juga sebab hampir setiap tahun banjir.serta yang terakhir pembangunan pengaman pantai buho-buho DiMorotai.

"mudah-mudahan dengan kami melaksanakan kegiatan itu, menormalkan sungai,semoga bisa lebihbaik.dan bisa lebih terkendali banjir maupun pantai disetiap tahun,"ucap Mustafa.

sudah banyak yang diprogramkan dan diusulkan,tetapi ketersediaan anggaran yang terbatas jadi kita menyesuaikan sesuai yang dianggarkan.semoga kedepan bisa terakomodir.

Mustafa pada kesempatan itu, menambahkan,saat ini kami juga telah mengusulkan bendungan besar yang sangat dibutuhkan diwairoro kabupaten Halteng,dengan luasan genangan sebesar 587 hektar.yang membutuhkan anggaran berkisar 1,5 Triliun,"semoga disetujui pak menteri,"tutupnya.(Iin)

Komentar

Loading...