Pantauan

Bantuan Beras 15 Kilo Untuk KPM di Malut Mulai Disalurkan

Ternate,legalpost.id-Bantuan Tambahan berjenis bahan pokok beras sebesar 15 kilo untuk Keluarga Penerima Manfaat di provinsi Maluku Utara telah dilaunching oleh Dinas sosial provinsi Malut, pada Dinas sosial Kota ternate, dikantor cabang bolug kota Ternate dan siap Disalurkan,Rabu(2/9).

Proses launching yang berlangsung tersebut dihadiri oleh kepala  Dinas sosial provinsi Maluku Utara Andrias Thomas,perwakilan dinas sosial kota Ternate Kabid Limjamsos Ishak hodu SE, Koordinator Regional PKH 06 Maluku,Maluku utara, koordinator PKH Provinsi Maluku Utara, Koordinator PKH Kota Ternate Fitria Rindengan, perwakilan Bulog kota Ternate dan sejumlah pendamping PKH.

Kepala Dinas sosial Provinsi Maluku Utara Andrias Thomas, pada kesempatan itu menyatakan,Hari ini secara nasional dilaunching bantuan sosial berjenis beras untuk penerima manfaat,secara nasional itu 10 juta KPM PKH,dan terkhusus diMalut sebanyak 35.027,bantuan beras ini per KPM sebesar 15 kilo selama 3 bulan(Juli, Agustus, September.red).

Selama ini lanjut dia, penerima PKH mendapat bantuan dari pusat berupa uang,tapi untuk saat ini bantuan uang tetap jalan namun ada tambahan bantuan beras.

Semoga bantuan ini bisa membantu KPM diprovinsi Maluku utara,"para KPM semoga dapat menikmati bantuan ini,"ucapnya.

Sementara Kabid Limjamsos Ishak Hodu menjelaskan,kali ini penyaluran bantuan beras langsung melalui transporter bukan lagi melalui PKH,dan mereka saat ini hanya ditugaskan mengawas penyaluran bantuan ini,semoga bisa berjalan lancar,"yang pasti sistem penyalurannya melalui Transporter sesuai perintah kementerian,seperti yang saya jelaskan kemarin,"ungkapnya.

Terpisah perwakilan Bulog cabang Maluku Utara Saifudin mengatakan,Untuk penyaluran bantuan bansos tahun 2020 ini, kami dari Bulog telah menyediakan stok,dan saat ini sudah siap untuk penyaluran bansos beras selama 3 bulan itu, sebanyak 1500 ton lebih siap disalurkan melalui pelaksana penyalur yang ditunjuk Kemensos, yaitu Transporter,dan stok yang ada saat ini tersedia 3.300 ton untuk keseluruhan.(iin)

Komentar

Loading...