Bappeda Malut Perkuat Budaya Evaluasi Pembangunan, Tidore dan Halut Paparkan Hasil Monev
SOFIFI,Legalpost.id-Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara, Dr. Muhammad Sarmin S. Adam, menegaskan pentingnya monitoring dan evaluasi (Monev) sebagai fondasi utama dalam memastikan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Sarmin saat Rapat Presentasi Hasil Monitoring dan Evaluasi Perencanaan dan Pembangunan yang melibatkan Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Utara, Senin (22/12/2025) di Sofifi. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rapat serupa yang telah digelar pada November lalu, sebagai bagian dari proses evaluasi yang berkesinambungan, utuh, dan bertanggung jawab.
Menariknya, rapat Monev ini tetap dilaksanakan di tengah agenda rapat evaluasi kerja rutin Bappeda yang digelar setiap Senin. Langkah tersebut menunjukkan bahwa evaluasi tidak ditempatkan sebagai formalitas administratif, melainkan sebagai instrumen pembelajaran bersama yang objektif, terbuka, dan berorientasi pada perbaikan nyata.
Dalam forum tersebut, masing-masing daerah memaparkan capaian pembangunan, tantangan, kendala yang dihadapi, serta berbagai praktik baik yang telah dilakukan. Proses ini turut diikuti oleh tim dari kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara, sehingga menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperkuat pemahaman lintas wilayah.
Menurut Sarmin, esensi Monev bukanlah mencari kesalahan, melainkan menemukan solusi melalui data dan diskusi yang jujur.
“Dari data kita belajar, dari diskusi kita bertumbuh, dan dari evaluasi yang objektif kita membangun masa depan Maluku Utara yang lebih terarah, efektif, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan yang kuat selalu berawal dari perencanaan yang dievaluasi secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan. Dengan budaya evaluasi yang sehat, pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan kebijakan pembangunan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*)





Komentar