Covid-19

PWI Malut Soroti Tim Gugus Covid-19 Provinsi Maluku Utara

Ternate,Legalpost.id-Langkah Gugus Tugas Provinsi Maluku utara(Malut) yang belakangan diduga terkesan menutup Rapat informasi perkembangan covid-19 di provinsi Maluku utara (Malut), memicu sorotan dari lembaga Persatuan Pers di Malut.

Salah satu sorotan datang Dari Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malut Adnan Wais, yang menegaskan Perkembangan informasi tentang covid-19 ini sangat cepat,dimana secepat virus itu menyebar, dengan demikian informasi yang di-update Gugas Malut juga harus secepat itu.

"masainformasi yang disampaikan ke publik harus seminggu sekali,ini kan hal aneh,kita tahu persis ada koordinator bidang kehumasannya,"ucapnya.

Adnan menambahkan, tindakan Gugas Malut ini sudah tidak wajar, menurut penilaian dia dari media yang bekerja mengcover informasi setiap hari dalam penanganan covid-19 ini.

Terlebih lagi menurut Adnan, penanganan covid-19 ini, bukan hanya penyakitnya saja, melainkan mulai dari atas kebawah dia secara komprehensif menyeluruh, kalau misalnya mereka memberikan alasan seminggu sekali maka itu juga tidak tepat. Sebab, perkembangannya sangat cepat dan publik butuh informasi yang sangat cepat dan akurat."

"jadi ketika mereka menuntup pintu informasi maka wartawan harus mencari jalan lain yang ketika berita itu disuguhkan akurat dan mereka tidak bisa menyalahkan kita,"tegas Adnan.

Adnan menyayangkan, jika sampai jubir Gugus tugas keluar dari Group WhatsApp antara wartawan dan tim gugus Malut,  pertanda ada yang tidak beres dan janggal di dalam, baik dari segi anggaran maupun penanganan.

"sehingga saya menduga ada yang sudah main kucing-kucingan di dalam,"tandas orang nomor dua PWI Malut ini.

Perlu diketahui,perkembangan status covid-19 melalui rilis lengkap tidak lagi di-update Pemerintah provinsi Maluku Utara melalui gugus tugas covid-19 Malut di dalam wadah Group Media Center covid-19 Malut yang berisi puluhan awak media.

Selain itu, adapun dua wartawan senior yang telah keluar dari grup WhatsApp wartawan dan tim gugus karena tidak lagi mendapatkan update rilis, diperparah Juru bicara covid-19 provinsi Maluku Utara Dr.Alwia Assagaf, juga turut ikut keluar.(tim)

Komentar

Loading...