Warga Sulamadaha Minta Perhatian DPRD Malut untuk Infrastruktur Tani dan Nelayan
TERNATE, Legalpost.id– Aspirasi warga Kelurahan Sulamadaha kembali menggema dalam sesi reses anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Iswanto ST. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kebutuhan mendesak di sektor pertanian dan perikanan sebagai basis utama ekonomi masyarakat Malut.
Salah seorang warga, Yakub, menegaskan bahwa Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor pertanian dan kelautan. Namun, akses dan sarana pendukung seperti jalan tani masih minim dan butuh perhatian serius pemerintah.
"Kami mengusulkan agar jalan tani bisa menjadi prioritas dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di DPRD. Jika ini terealisasi, tentu akan mempermudah mobilisasi hasil pertanian dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani," ujar Yakub dalam forum tersebut.
Tak hanya pertanian, Yakub juga menyoroti kondisi nelayan lokal yang menurutnya belum mendapat dukungan optimal, khususnya dalam penyediaan sarana transportasi laut dan alat tangkap modern seperti pajeko (perahu jaring).
"Potensi laut kita besar, tapi banyak hasil laut malah dibawa ke luar oleh kapal-kapal dari Manado. Nelayan lokal hanya dapat bantuan kecil yang tidak cukup menjawab tantangan di lapangan. Satu set pajeko itu harganya puluhan juta, dan kami butuh program nyata yang menyentuh kebutuhan ini," tambahnya.
Yakub juga berharap agar perwakilan rakyat seperti Iswanto dapat mengawal serius berbagai usulan masyarakat yang selama ini sudah berulang kali disampaikan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan maupun kelurahan, namun belum terealisasi.
"Pertumbuhan ekonomi daerah bisa meningkat jika aspirasi dasar seperti ini ditindaklanjuti. Kami harap Pak Iswanto bisa menjadi jembatan agar aspirasi ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tapi benar-benar masuk dalam anggaran dan direalisasikan," pungkasnya.(*)