Tinjau Pasar Jailolo Menteri PUPR Dijemput Oleh Bupati James Uang
Legalpost.id,Halbar-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Republik Indonesia Basuki Hadimuljono dijemput oleh Bupati Halmahera Barat (Halbar) James Uang bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemda Halmahera Barat. Selasa, (03/09/2024).
Bermula Menteri PUPR dalam rundown kegiatan meninjau lokasi bencana banjir kelurahan Rua kecamatan Ternate Pulau, Namun usai dari tinjauan lokasi bencana diminta oleh Anggota DPR RI Komisi V Republik Indonesia Irine Yusiana Roba Putri untuk meninjau pasar Jailolo desa Gufasa kecamatan Jailolo dan beberapa titik rencana pembangunan Kementerian PUPR RI di Halmahera Barat.
Menteri bersama rombongan yang didampingi Balai Provinsi Maluku Utara serta Irine Yusiana menggunakan speadboad dari Ternate berlabu di pelabuhan vip Jailolo dijemput oleh Bupati James Uang bersama pejabat SKPD Halbar serta ketua Komisi III DPRD Halbar Juliche D Baura, Kapolres Halbar AKBP Erlichson Pasaribu, dan Kejari Halbar Kusuma Jaya Bulo.
Tepatnya di pasar Jailolo, Menteri memantau secara langsung penggunaan pasar Jailolo yang telah dibangun menggunakan APBN tahun 2023 sebagai realisasi janji Presiden RI Joko Widodo saat berkunjung ke pasar Jailolo tahun 2022 lalu.
Bupati Halbar saat mendampingi Menteri di pasar Jailolo kepada wartawan mengapresiasi kepada Menteri PUPR dan Anggota DPR RI Irine Yusiana yang telah berkunjung ke Halmahera Barat untuk melihat secara langsung fakta pembangunan di Halmahera Barat.
Pasalnya semua pembangunan yang dibangun berdasarkan usulan dari pemerintah daerah kepada menteri melalui Anggota DPR RI Irine Yusiana pada Komisi V.
“Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada pak menteri bisa berkunjung ke Halmahera Barat.”Kata James.
Sementara Menteri Basuki pada kesempatan itu menanggapi penyampaian bupati dengan mengatakan terkait kedatangan dirinya di Halmahera Barat bukan masuk dalam agenda. Namun, diajak oleh Irine Yusiana Roba untuk meninjau beberapa titik realisasi pembangunan oleh kementerian dan rencana pembangunan lain seperti pembangunan jalan lingkar dari Matui menuju Sidangoli, dan pembangunan beberapa sekolah di Halbar yang telah masuk dalam daftar bangunan sekolah terkena banjir serta pembangunan jembatan kali butu di kecamatan Loloda.