1. Beranda
  2. BREAKING NEWS

Caca Ema: Hadirnya Inovasi “Si Manis” Dapat Mempermudah Masyarakat Saat Membayar Pajak 

Oleh ,

Jailolo, Legalpost.id— Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Halmahera Barat, Maluku Utara, telah menggagas salah satu program Inovasi yang bernama "Si Manis".

Kepala Dinas (Kadis) Bapenda, Chuzaema Djauhar, mengatakan, inovasi "Si Manis" itu tujuannya adalah, untuk meminimalisir terjadinya pungli di Dinas terkait. Selain itu juga, untuk mempermudah masyarakat saat membayar pajak.

"Karena kalau bayarnya masih pakai sistem manual pasti ada pungli. Jadi kedepan, dengan mengurangi kecurangan itu saya melakukan bay sistem yang namanya Si Manis tadi," Ujarnya, saat menghadiri podcast di Rumah Keadilan milik Ruslan Habsy.

Chuzaema juga menjelaskan, bahwa Inovasi Si manis ini adalah akronim dari sistem manajemen pelayanan pajak dan retribusi.

"Gagasan ini untuk bagaimana sistem pelayanan pembayaran pajak yang dilakukan oleh Bapenda ini, saya contohkan misalnya, dulu masyarakat membayar pajak butuh waktu dua sampai tiga hari, nah dengan adanya Si Manis yang mempunyai sistem operasional prosedur (SOP) yang sudah kami lakukan ini, mungkin orang datang membayar pajak hanya hitungan jam saja," Ungkap mantan Kaban BPKD itu.

Menurutnya, hal Itu merupakan target jangka pendek saja. Karena sambungnya, jangka pendek dari satu inovasi itu kurang lebih tiga bulan.

"Jadi dalam jangka waktu tiga bulan itu, kami Bapenda mengeluarkan satu SOP. Dengan jangka waktu tersebut, kami juga memperbaiki pelayanan internal kami. Misalnya, ketika orang datang membayar pajak PBB, yang dulu datang ke meja satu ke meja yang lain baru keluarlah SPPT. Nah dengan adanya SOP jangka pendek ini, masyarakat datang membayar pajak hanya beberapa jam saja sudah terbit SPPT nya," Kata Caca Ema, sapaan akrabnya. Selasa (21/11/2023).

Meski begitu, kata Ema, dirinya memiliki sebuah mimpi yaitu, ketika masyarakat datang membayar pajak, sudah tidak repot lagi. Masyarakat hanya menggunakan sistem bay online melalui Si Manis tersebut.

"Si Manis inilah yang berperan. orang cuma duduk di rumah lalu ketik dan uangnya langsung masuk ke bank mandiri, dan kami Bapenda hanya menerima laporan saja," Jelasnya.

Dikatakan Ema, dalam jangka menengah dan panjang di tahun 2024 nanti, pihaknya sudah membuat peraturan Daerah (Perda), tentang pajak dan retribusi. Perda tersebut tinggal menunggu pengesahan dari DPRD.

"Target kami hanya meningkatkan PAD di sektor PBB yang di dalamnya ada pajak restoran, rumah makan dan BPHTB serta orang mengurus tanah. Itu mimpi saya kedepannya seperti itu," Akunya.

Ema mengaku, bahwa dirinya menjabat sebagai Kadispenda baru empat bulan, ibarat bayi yang baru merangkak dan belajar berjalan. Ema bilang, bagaimana cara bayi itu berdiri dan berjalan, tentunya harus butuh proses serta dukungan dari orang tua, agar bayi itu bisa berjalan sesuai koridor nya. Begitu juga dengan Bapenda. Bapenda sendiri punya tupoksi bagaimana cara untuk dapat meningkatkan PAD.

"Memang selama ini kita melihat PAD masih jauh dari harapan. Kebetulan Bapenda adalah salah satu jabatan yang strategis, maka bagaimana cara untuk mendapatkan uang, dan bagaimana untuk meningkatkan PAD Halbar, oleh karena itu, lahirlah sebuah gagasan yang bernama Si Manis itu," Tuturnya.

Lanjut Ema, Si Manis ini, bukan cewe cantik yang berjalan lenggang lenggok, tetapi Si Manis ini adalah Inovasi yang menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

"Si manis itu saya ibaratkan cewe berparas cantik yang berjalan lentik juga berjari lentik tetapi menghasilkan uang untuk membangun Daerah ini," Tukasnya.

Ia menambahkan, outcome dari aplikasi Si Manis itu merupakan peningkatan PAD, agar Kabupaten Halbar kedepan tidak banyak bergantung pada dana transfer. Minimal PAD bisa mengdongkrak pembangunan di masa depan.

"Dukunglah saya dengan Inovasi Si Manis, supaya kedepannya bisa mendongkrak PAD Halbar yang sama-sama kita cintai. Saya berharap, semua stakeholder untuk mendukung inovasi kami dengan gagasan Si Manis," Tutupnya.