Pimpinan DPRD Dari Golkar Belum Terang
JAILOLO,Legalpost.id- Dualisme kepemimpinan DPD II Partai Golkar Halmahera Barat(Halbar) pasca keputusan DPD I Golkar Malut yang menon aktifkan Samad Moid, dan menunjuk Plt Ahmad Zakir Mando, kian memanas.
Selain tahapan penjaringan bakal calon Bupati antar kedua kubu, konflik internal Partai berlambang pohon beringin itu juga terbawa hingga pada pengisian posisi jabatan unsur pimpinan Wakil ketua II DPRD Halbar.
Informasi yang dihimpun koran ini,untuk pengisian jabatan tersebut oleh DPD II versi Samad Moid merekomndasikan Robinson Missy. Sementara DPD Golkar kepemimpinan Zakir Mando merekomendasikan Joko Ahadi.
Sementara Joko Ahadi mengaku, kaitan dengan pengisian posisi unsur pimpinan tersebut bahkan belum ada rekomendasi resmi dari DPP siapa yang bakal di SK kan untuk menduduki jabatan tersebut.
" Kemarin yang diusulkan itu ada empat orang yang terpilih dalam Pileg kemarin.Soal siapa yang bakal menduduki jabatan pimpinan DPRD rekomendasi dari DPP itu belum ada,"terangnya.
Pengisian unsur pimpinan sementara sendiri dalam pelantikan anggota DPRD terpilih dijabat oleh Judit Sukawi(PDIP) serta Robinson Missy(Partai Golkar)
Sekwan Hadjija Sergi yang dikonfermasi wartawan mengaku untuk pengisian jabatan unsur pimpinan tersebut nantinya berdasarkan SK dari Gubernur Malut.
" Jadi untuk pengisian unsur.pimpinan,nantinya ada surat resmi ke masing-masing Partai untuk merekomendasikan,selanjutnya disampaikan ke Gubernur untuk di SK kan, selanjutnya dilakukan pelantikan pimpinan defenitif,"terangnya.
Hadija menegaskan,kedua unsur pimpinan sementara yang ditunjuk tersebut nantinya bertugas memimpin rapat, penyusunan tata tertib, kemudian mengusulkan pimpinan defenitif serta memgawal proses pembahasan APBD tahun 2020.
" Untuk hak-hak anggota mereka baru terima di bulan Oktober. Kecuali hak-hak lain sebagai portokuler itu yang pasti sudah diberikan pasca dilantik,"jelasnya.
Disinggung soal fasilitas mobil.dinas bagi unsur pimpinan, menurut Hadija untuk mobil dinas hanya untuk ketua yang saat ini tengah dipakai oleh Juliche D. Baura.
" Untuk mobil dinas yang jenis Sedan yang dipakai hanya Ibu Ketua. Sementara tidak ada untuk pengadaan yang baru,"tambahnya.(tim)